Debat Capres2:
JK-SBY, Siapa Paling Benar?
Pada debat Capres kedua (Kamis (25/6/2009) ada sebuah obrolan yang
menarik, bernada guyonan tetapi sangat bermakna antara JK-SBY. Menurut
JK, Indomie yang jinglenya dipakai SBY itu berbahan baku gandum impor.
Tapi menurut SBY, dia makan Indomie yang terbuat dari sagu, singkong,
dan sukun. Lalu, siapa di antara SBY-JK paling benar, dan siapa yang
paling mungkin lebih banyak bohongnya?
Debat Capres kedua (Kamis (25/6/2009) tampak lebih menarik. Salah satu
hal yang membuatnya menarik, saat Jusuf Kalla (JK) menjawab pertanyaan
moderator Aviliani mengenai bagaimana menaikan taraf hidup rakyat. JK
menegaskan dibutuhkan program ekonomi yang melindungi para petani untuk
bersaing dengan produk impor. Lalu secara bergurau JK mengatakan: "Saya
minta maaf jingle Indomie yang bapak (SBY) pakai. Jangan terlalu banyak
makan gandum karena nanti inpor gandum naik."
SBY yang mendapat serangan guyonan JK itu tampak agak tegang. Lalu saat
mendapat kesempatan menjawab pertanyaan kedua, SBY membalas gurauan
Jusuf Kalla. "Mungkin mi instan yang bapak makan itu 100% gandum, tapi
mi instan yang saya makan itu terbuat dari sagu, singkong, dan sukun.
Jadi kalau makan itu petani akan ikut tumbuh," kata SBY.
"Nanti saya kirim ke rumah," seloroh SBY, sambil tertawa pahit.
"Ya tolong dikirim," balas Kalla sambil tersenyum.
Sebuah obrolan yang menarik, bernada guyonan tetapi sangat bermakna.
Menurut JK, Indomie itu berbahan baku gandum impor. Tapi menurut SBY,
dia makan Indomie yang terbuat dari terbuat dari sagu, singkong, dan
sukun. Lalu, siapa di antara SBY-JK yang benar, dan siapa yang paling
mungkin lebih banyak bohongnya?
Jawabannya ada pada data impor gandum Indomie berbanding penggunaan sagu,
singkong, dan sukun produk petani dalam negeri. ► rbh
(25/06/09)
*TokohIndonesia.Com (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
Klik: Komentar Anda?
|
|
|
|