BERITA CAPRES
     
  C A P R E S
 ► Pemilu 2009
 ►
 ►
 ►
 ►
 ► Pemilu 2004
 ►
 ►
 ►
 ►
 ►
 ►
 ►
 ►
 ►
 ►
 ►
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 

 


 
CAPRES  
CAPRES-CAWAPRES  
   

Jadwal Pilpres 2009

Disusun Berdasarkan Peraturan KPU No.10/2009

Pengambilan Formulir Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden
►01 April – 01 Mei 2009

Pertemuan KPU dengan Parpol yang mengajukan pasangan Capres/Cawapres di KPU
►10 Mei – 11 Mei 2009

Pendaftaran pasangan Capres/Cawapres dan Tim Kampanye dan Rekening
►10 Mei – 16 Mei 2009

Proses Verifikasi Capres/Cawapres
►11 Mei – 04 Juni 2009

Penetapan Capres/Cawapres dan Nomor Urut
►09 – 09 Juni 2009

Kampanye Pilpres
►11 Juni – 4 Juli 2009

Masa tenang
►05-07 Juli 2009

Pemungutan suara
►08 Juli 2009


Penghitungan Suara
►08-24 Juli 2009

Penetapan dan pengumuman hasil Pemilu Tahap I secara Nasional
►25-27 Juli 2009

Penyelesaian Perselisihan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden oleh Mahkamah Konstitusi
►28 Juli – 10 Agustus 2009

Penetapan hasil Pemilu pasca putusan Mahkamah Konstitusi
01-12 Agustus 2009

(Apabila tidak terdapat pasangan calon yang memperoleh suara sah lebih dari 50% dari jumlah suara dengan sedikitnya 20% di setiap provinsi dan tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, maka dilaksanakan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden putaran kedua)

Kampanye Putaran II
15 Agustus – 04 September 2009
 

Pemungutan Suara Putaran II
►08 September 2009

Penghitungan Suara Putaran II
08-24 September 2009

Penetapan dan pengumuman hasil Pemilu Tahap II secara Nasional
►25-26 September 2009

Penyelesaian Perselisihan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Putaran II oleh Mahkamah Konstitusi
►26 September – 07 Oktober 2009

Penetapan hasil Pilpres Putara II pasca putusan Mahkamah Konstitusi
►08 Oktober 2009

Pelantikan dan sumpah/janji Presiden dan Wakil Presiden terpilih di hadapan MPR dipandu oleh Ketua MA
►20 Oktober 2009

Pilpres

SBY-Boediono, Menang Satu Putaran

Jakarta 9/7/2009: Keinginan Tim Kampanye Capres-Cawapres SBY-Boediono serta prediksi LSI-1 dan LSI-2 terwujud. SBY-Boediono menang satu putaran dalam Pilpres 8 Juli 2009. Bedasarkan hasil quick count beberapa lembaga, SBY-Boediono menang mutlak sekitar 60 persen.

 

Pilpres

Satu atau Dua Putaran?

Jakarta 7/62009: Pilpres yang diikuti tiga pasangan diperkirakan akan berlangsung ketat dalam dua putaran. Namun pasangan SBY-Boediono melakukan berbagai cara, termasuk membiayai lembaga survei, untuk memenangkan Pilpres dalam satu putaran. Apakah Pilpres akan berlangsung satu atau dua putaran?

 

Berita Pilpres:

BLT Bukan Dari Utang?

Pasangan Capres incumbent, baik SBY maupun JK, sama-sama mengunggulkan program populis BLT sebagai andalan keberpihakan kepada rakyat miskin. Tak pengaruh, apakah sejak awal program BLT ini telah mengundang kontroversi. Apalagi karena dananya dikaitkan dengan utang negara yang membengkak.

 

Jika Pilpres Dua Putaran

SBY Bisa Kalah

Upaya SBY-Boediono memenangkan Pilpres pada putaran pertama, 8 Juli 2009, adalah strategi paling andal. Pilpres putaran satu adalah milik SBY-Boediono. Namun, kemungkinan Pilpres dua putaran sangat terbuka. Jika Pilpres dua putaran, SBY bisa kalah dan peluang Mega-Prabowo atau JK-Wiranto terbuka untuk menang.

 

Berita Pilpres:

Rakyat yang Menentukan

Pilpres putaran pertama akan berlangsung Rabu 8 Juli 2009. Kontestannya tiga pasang Capres-Cawapres. Yakni pasangan Mega-Prabowo bernomor urut 1, SBY-Boediono bernomor urut 2, serta pasangan JK-Wiranto bernomor urut 3. Siapa di antara mereka yang terbaik? Rakyatlah yang menentukan!

 

Opini Pilpres

Matematika Politik Jusuf Kalla

Oleh MUSTAFA HAJI ALWY: Matematika ekonomi Jusuf Kalla hampir selalu benar dalam keputusan ekonomi. Hal itu dibuktikan selama menjabat sebagai arsitek ekonomi dalam rentang 2004-2009. Ia pun digelar the real president. Diyakini, matematika politik JK dalam Pilpres kali ini pun akan benar.

 

Koalisi Pilpres:

Megawati-Prabowo Bervisi Kerakyatan

Setelah melalui proses alot dan panjang, pasangan Capres Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum DPP PDIP) dan Cawapres Prabowo Subianto (Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra akhirnya disepakati dan diumumkan, di Rumah Perjuangan Jalan Teuku Umar, Jakarta, tengah malam Jumat 15 Mei 2009.

 

Pilpres 2009

SBY-Boediono, Tegakkan Presidensial

Jakarta, 12 Mei 2009: Capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan memilih berpasangan dengan Boediono (Gubernur Bank Indonesia) sebagai Cawapres. Pilihan ini dilakukan guna menegakkan sistem presidensial. Pasangan ini akan dideklarasikan Jumat 15 Mei 2009 di Bandung.

 

M. Jusuf Kalla

Arsitek Pemulihan Ekonomi

Ketua Umum Golkar ini seorang tokoh yang dinilai ‘bersih’ dan dapat diterima semua golongan. Dalam jabatan Wakil Presiden berlatarbelakang pengusaha sukses, dia berperan sebagai arsitek pemulihan ekonomi KIB. Kini, ia tampil sebagai Capres berpasangan dengan Wiranto, dengan tagline: Lebih Cepat Lebih Baik dengan Hati Nurani. 

Jusuf Kalla

Curhat, Bicara Blakblakan

Jakarta, 03/05/09: Jusuf Kalla (JIK) curhat dengan bicara blak-blakan, apa adanya, tentang posisinya sebagai Wapres selama ini. Ia menegaskan, dirinya sebagai Wakil Presiden RI dan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang mendukung pemerintahan bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sering berperan menjadi bumper atau penyanggah keputusan pemerintahan yang dinilai tidak populer.

 

Pilpres 2009

JK-Wiranto Deklarasi Tercepat

Jakarta, 02/05/09: Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JIK) dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto mendekla-rasikan diri sebagai pasangan Capres-Cawapres. Merupakan pendeklarasian tercepat dari pasangan lainnya. Sekaligus mencerminkan keinginan pasangan ini memimpin bangsa lebih cepat dan lebih baik.

 

Prof. Dr. Boediono

Ekonom Bertangan Dingin

Cawapres pendamping Capres SBY (Partai Demokrat), ini seorang ekonom profesional bertangan dingin. Tangan dingin Guru Besar FE UGM dan doktor ekonomi bisnis, ini terbukti selama menjabat Menkeu pada pemerintahan Megawati, Menko Perekonomian KIB, maupun sebagai Gubernur BI. 

 

 

 
   

 

Pilpres 2009

Hasil Rekapitulasi Akhir KPU

 
  Mega-Prabowo 32.548.105 suara (26,79)  
       
  SBY-Boediono 73.874.562 suara (60,80%)  
       
  JK - Wiranto 15.081.814 suara (12,41%)  
       
     
  DPT + KTP 177.195.786  
  Gunakan Hak 127.999.965 (72,24%)  
  Suara Sah 121.504.481 (94,93%)  
  Suara Tak Sah 6.495.484 (5,07%)  
  Golput 49.212.158 (27,77%)  
      Sumber: KPU  

 

 

BERITA TERKINI:

= SBY-Boediono, Menang Satu Putaran

= Pilpres, Satu atau Dua Putaran?

= Jika Dua Putaran, SBY Bisa Kalah

= PILPRES: Rakyat yang Menentukan

= BLT Bukan Dari Utang?

= Debat2: JK-SBY, Siapa Paling Benar?

= Debat Capres Versi Indonesia

 

BERITA LAINNYA:

= Debat Capres-Cawapres

= Matematika Politik Jusuf Kalla

= Megawati-Prabowo Bervisi Kerakyatan

= PKS Syaratkan Kontrak Politik Islami

= SBY-Boediono, Tegakkan Presidensial

= PDIP-Demokrat: Solusi Buat Wong Cilik

= JK Curhat, Bicara Blakblakan

= Pilpres, JK-Wiranto Deklarasi Tercepat

= PDIP Tak Kapok Dipermainkan Golkar

= Pemilu Lahirkan Peta Politik Baru

 

Berita Pilpres:

BLT Bukan Dari Utang?

Pasangan Capres incumbent, baik SBY maupun JK, sama-sama mengunggulkan program populis BLT sebagai andalan keberpihakan kepada rakyat miskin. Tak pengaruh, apakah sejak awal program BLT ini telah mengundang kontroversi. Apalagi karena dananya dikaitkan dengan utang negara yang membengkak.

 

Debat Capres2:

JK-SBY, Siapa Paling Benar?

Pada debat Capres kedua (Kamis (25/6/2009) ada sebuah obrolan yang menarik, bernada guyonan tetapi sangat bermakna antara JK-SBY. Menurut JK, Indomie yang jinglenya dipakai SBY itu berbahan baku gandum impor. Tapi menurut SBY, dia makan Indomie yang terbuat dari sagu, singkong, dan sukun.

 

Pilpres 2009:

Debat Capres-Cawapres

KPU menyelanggarakan debat pasangan Capres-Cawapres Pilpres 8 Juli 2009 sebanyak lima kali. Yakni tiga kali debat Capres pada 18, 25 Juni dan 2 Juli dan dua kali debat Cawapres yaitu 23 dan 30 Juni. Pilpres 2009 diikuti tiga pasang konstentan yakni 1) Megawati -Prabowo; 2) SBY-Boediono; dan 3) Jusuf Kalla-Wiranto.

 

Opini Pilpres

Matematika Politik Jusuf Kalla

Oleh MUSTAFA HAJI ALWY: Matematika ekonomi Jusuf Kalla hampir selalu benar dalam keputusan ekonomi. Hal itu dibuktikan selama menjabat sebagai arsitek ekonomi dalam rentang 2004-2009. Ia pun digelar the real president.

 

Koalisi Pilpres:

PKS Syaratkan Kontrak Politik Islami

Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkoalisi dengan Partai Demokrat (pemenang Pemilu Legislatif 2009), ditetapkan dalam Musyawarah Majelis Syuro (MMS) PKS, sebuah lembaga pengambilan keputusan tertinggi dalam tubuh PKS. Keputusan diambil setelah menggelar rapat dua hari, 25-26/4/2009 di hall Bina Karna, Komplek Hotel Bidakara, Jakarta.