A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
     ► Dephub
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 19052006  
   
  ► e-ti/ricky l photo  
  Nama :
Ir H Soemino Eko Saputro, MM
Lahir:
Solo, 10 September 1947
Jabatan:
Dirjen Perkeretaapian, Departemen Perhubungan

Pendidikan:
- S 1 Teknik Sipil ITS, Surabaya, 1976
- S 2 Manajemen Pemasaran STIE IPWI Jakarta 2000

Tanda jasa/penghargaan
- Satya Lancana Karya Satya 10 Tahun, 1995
- Satya Lancana Wirakarya, 1996
- Satya Lancana Pembangunan,1998
- Satya Lancana Karya Satya 20 Tahun, 1998

Alamat Kantor:
Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Dephub RI, Jalan Medan Merdeka Barat No 8, Jakarta Pusat

Alamat Rumah:
Jl. Lengkong Dalam No. 23, Kelurahan Cikawo, Kecamatan Lengkong, Bandung, Jawa Barat

Jalan Bumi No. 26,
Kebayoran Baru, Jakarta
Selatan

 
 
     
 
SOEMINO HOME

 

BIOGRAFI:  01  02  03  04  05  06  07  08  09  10  11 12  13  14  15  16  17  =

 

Soemino Eko Saputro (01)

Dirjen yang Tak Pernah Tidur

Soemino, seorang putera terbaik bangsa di bidang perkeretaapian di republik ini. Dia pantas digelari seorang pemimpin yang tak pernah tidur dalam megurusi kereta api. Selalu tampil dengan program dan karya nyata untuk memperbaiki kondisi perkeretaapian Indonesia. Dari sejak penugasan awalnya di PJKA (Surabaya) sampai menjadi Direktur Utama Perumka hingga menjadi Direktur Jenderal Perkeretaapian Dephub RI, yang pertama.

 

Soemino Eko Saputro (02)

Memilih Kereta Api, Bukan Pertamina

Setelah meraih gelar insinyiur sipil dari ITS Surabaya, Soemino Eko Saputro, berkesempatan memilih satu dari tiga tawaran ikatan dinas. Pilihannya jatuh ke Perum Kereta Api. Dia malah mengabaikan PT Pertamina dan PT Semen Gresik yang menurut pandangan umum lebih memiliki masa depan yang menjanjikan.

 

Soemino Eko Saputro (03)

Ini Medan Bung!

Lepas tugas di Jember, Soemino dipindahkan ke Medan. Di sana dia bertu-gas selama tiga tahun (30-09-1981 sd 03-01-1985) sebagai Kepala Seksi Jalan dan Bangunan. Orang menyebut bertugas di Medan itu sebagai “tempat basah”, artinya jabatan yang banyak duit-nya. Kalau banyak duitnya, yang ingin mengurusi tentu banyak.

 

Soemino Eko Saputro (04)

‘Tak Pernah Tidur’ di Padang

Dari Bandung dia pindah ke Padang. Di ibukota propinsi Sumatra Barat itu, dia punya sejarah tersendiri. Saat
itu, Padang Panjang dan hampir di seluruh Sumatera Barat, dilanda banjir bandang. Banjir merusak dan membongkar rel kereta api di Padang Panjang. Saat itu Kepala Eksploitasi-nya Pak Mansyur.

 

Soemino Eko Saputro (05)

Masa Jaya Kereta Api

Memulai karir dari bawah dengan berbagai prestasi, Soemino diper-caya menduduki jabatan puncak di Perumka, sebagai Direktur Utama (27-01-1995 sd 03-09-1998). Se-waktu menjabat Direktur Utama, Soemino mengukir prestasi yang terbilang terbaik setelah KA ditangani republik.

 

Soemino Eko Saputro (06)

‘Diparkir’ dan Jualan Nasi

Setelah ditarik dari Dirut KA, dia sempat ‘diparkir’ Dephub tanpa jabatan berarti. Namun dia selalu berdisiplin hadir ke
kantor setiap hari. Dan sebagai orang yang punya kebiasaan tidak mau berdiam diri, dia pun membuat usaha berjualan nasi di atas mobil dan membuka salon kecantikan.

 

Soemino Eko Saputro (07)

Dirjen KA Pertama

Setelah Soemino tiga tahun menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Manajemen Multi Moda, dan Staf
Ahli Menhub Bidang Ekonomi, kemudian muncul Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Dan Soemino dipercayakan menjadi Dirjennya yang pertama.


 

 

 

         

Soemino Eko Saputro (08)

Cyber Hair Youth Salon

Pelanggannya Para Selebriti. Cyber Hair Youth Salon yang terletak di Jalan Bumi No. 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu semakin diperhitungkan eksistensinya. Pelanggannya kalangan muda dan selebritis, antara lain Agnes Monica, Dewi Sandra, Ada Band dan Meriam Bellina.

 

KISAH HIDUP

Soemino Eko Saputro (09)

Anak Petani dari Delanggu

Dunia Soemino Eko Saputro kecil hanyalah Desa Delanggu, sawah, ternak dan sungai. Soemino lahir dari keluarga petani, pasangan Parto-dihardjo dan Asih di Delangu, Jawa Tengah, tanggal 10 September 1947. Dengan jaringan pengairan yang cukup bagus, Delanggu terkenal dengan hasil pertaniannya, penghasil utama beras Rojolele.

 

Soemino Eko Saputro (11)

Pecinta Gatotkoco

Di sudut-sudut tertentu di ruang kerja Dirjen Perkeretaan Ir Soemino, terpampang bebebera akronim wayang, satu di antaranya Gatotokoco putra Werkudoro (Bima). Menurut Soemino, wayang punya penger-tian amat tajam, juga merupakan budaya asli Indonesia, khususnya Jawa.

 

WAWANCARA:

Soemino Eko Saputro (10)

Inginkan KA Unggulan Transportasi Massal

Menteri Perhubungan Hatta Rajasa menginginkan kereta api benar-benar bisa dikembangkan menjadi alat transportasi massal unggulan di Indonesia. Pesan singkat na-mun bermakna ini langsung diter-jemahkan Dirjen Perkeretaapian Soemino Eko Saputro dengan program yang disebutnya sebagai Kebijakan Strategis Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

 

PERSPEKTIF:

Soemino Eko Saputro (12)

Revitalisasi Kereta Api

Ir H Soemino Eko Saputro orang yang tepat yang berada di tempat yang tepat. Begitu diangkat menjadi Dirjen Perkeretaapian, Soemino secara tepat menerjemah-kan misi yang digariskan Menteri Perhu-bungan Ir Hatta Rajasa tentang pengembangan angkutan kereta api menjadi alat transportasi massal unggulan dan pelopor angkutan terpadu di Indonesia. Dia bertekad merevitalisasi perkeretaapian Indonesia dengan kebijakan strategis yang faktual, konsepsional dan aplikatif.
     

Soemino Eko Saputro (13)

Jalur Ganda dan Tiket Elektronik

Direktorat Jenderal Perkeretaapian mencanangkan sejumlah pembangunan jalur ganda untuk meningkatkan kapasitas lintas dan daya angkut kereta api serta layanan tiket elektronik. Tahun ini dimulai pembangunan jalur ganda Tanah Abang-Serpong untuk meningkatkan kapasitas lintas dari 89 KA menjadi 178 KA per hari. Jalur ini direncanakan mulai beroperasi awal tahun 2007. Pelaksanaan program ini telah dimulai dan mendapat alokasi dana melalui RAPBN 2006 sebesar Rp 314 miliar, dan sisanya dimintakan ABT atau APBN 2007.

 

Soemino Eko Saputro (14)

KA Perkotaan, Bandara Soetta, Antarkota dan Barang

KA Bandara Soetta: Pemerintah juga merencanakan pembangunan jalur kereta api sepanjang 30,3 kilometer dari Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunan dijadwalkan tahun 2007-2008, dan mulai beroperasi tahun 2009. Konstruksi seluruhnya at grade , belum termasuk underpass (Daan Mogot) dan flyover (dalam kawasan Bandara). Sedangkan jalur Kalideres-Tangerang tetap jalur tunggal (single track).

 

Soemino Eko Saputro (15)

Keselamatan Angkutan KA

Untuk menjamin keselamatan angkutan kereta api, Ditjen KA akan menekan kecelakaan di jalur bebas, menekan kecelakaan di stasiun/emplasmen dan menekan kecelakaan di perlintasan.

 

Soemino Eko Saputro (16)

KA Tulang Punggung Angkutan Darat

Perjalanan Kereta Api saat ini terus berpacu dengan waktu. Perhatian pemerintah yang terlambat di masa lalu, saat ini ingin dibalas dengan percepatan pembangunan prasarana dan sarana KA yang memadai. Kondisi itu tidak terlepas dari tuntutan pengguna jasa yang semakin berkembang pesat dibanding pertumbuhan prasa-rana dan sarana KA.

 

SEJARAH:

Soemino Eko Saputro (17)

Sejarah Perkeretaapian Indonesia

Sejarah perkeretaapian Indonesia tak terlepas dari masa penjajahan Belanda. Belanda, selain meninggalkan luka sejarah penindasan, juga meninggalkan hal-hal yang berguna bagi bangsa ini, salah satu di antaranya adalah Kereta Api Indonesia.