|
|
ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA |
|
| Search |
|
|||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||
| :: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka :: | ||||||||||||||||
|
|
C up date 180802 | ||||||||||||||||||||||||||||
|
|
![]() Nama: Letjen (Purn) TNI ) Ida Bagus Sudjana Lahir: Sanur, 20 Oktober 1936 Meninggal: Jakarta, 18 Agustus 2002 Isteri: Iskanah Parwati Martodihardja Anak: Ida Bagus Purwa Laksana, Ida Bagus Putra Jandana dan Ida Bagus Darmayoga. Karir: Panglima Kodam XII/Tanjungpura Kalimantan Barat Kepala Staf Umum ABRI Sekjen Dephankam Mentamben pada Kabinet Pembangunan VI (19 Maret 1993 hingga 16 Maret 1998) |
Letjen (Purn) Ida Bagus SudjanaSelamat Jalan Kesuma BangsaMantan Menteri Pertambangan dan Energi (Mentamben) Ida Bagus Sudjana meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Gatot Soebroto Jakarta, Minggu 18/8/02 sekitar pukul 20.00 akibat kanker paru-paru. Penyakit itu baru terdeteksi sekitar enam bulan lalu. . Ia sudah dirawat di di Paviliun Kartika Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat tersebut selama dua bulan. Sebelumnya ia juga sempat dirawat di Jepang dan Singapura. Jenazah almarhum diterbangkan ke Denpasar, Bali, pada hari Senin dini hari. Dari Paviliun Kartika RS Gatot Soebroto jenazah langsung dibawa ke Bandara Halim Perdanakusumah menuju Denpasar. Kemudian disemayamkan di rumah duka di Banjar Buruan, Desa Sanur Kace, Denpasar Selatan, Bali. Selanjutnya diadakan upacara ngaben. IB Sudjana dilahirkan di Sanur, 20 Oktober 1936. Laki-laki tinggi (180 cm) tegap itu meninggalkan isteri Iskanah Parwati Martodihardja dan tiga putra yang semuanya lahir di Cimahi yakni Ida Bagus Darmayoga (kini menjabat Komandan Batalyon 328 Kostrad, Divisi Infanteri I), Ida Bagus Purwa Laksana dan Ida Bagus Putra Jandana. Sebelum diketahui menderita kanker paru-paru, mantan Sekjen Departemen Pertahanan dan Keamanan ini masih sibuk memimpin Yayasan Garuda Whisnu Kencana. Sebuah yayasan yang membangun patung Whisnu Kencana dengan pematung I Nyoman Nuarta. Selain itu, ia juga aktif sebagai Ketua Yayasan Seroja yang mengurus para keluarga TNI yang gugur saat bertugas di Timor Timur. Bahkan juga masih rajin bermain golf. Ia juga aktif dalam kegiatan organisasi kemasyarakatan keagamaan, salah satunya Prajaniti Hindu Indonesia, sebagai salah seorang anggota Dewan Penasihat bersama M. Sinivasan, bos Texmaco. Selama hidupnya Sudjana telah menduduki sedikitnya 23 jabatan di militer, antara lain sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura Kalimantan Barat dan Kepala Staf Umum ABRI. Ia juga menjabat Sekjen Dephankam sebelum menjabat Mentamben pada Kabinet Pembangunan VI (19 Maret 1993 hingga 16 Maret 1998). *** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia),. |
||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
| Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero |