HARI ULANG TAHUN
01 Okt 1917 :: Gesang
Martohartono,
01 Okt 1939 ::
Djohan
Effendi, Kandangan, Kalsel
01 Okt 1956 ::
Laksamana Sukardi, Jakarta
01 Okt 1960 ::
Maya Tamara,
Jakarta
02 Okt 1924 ::
Sitor Situmorang,
Harianboho
02 Okt 1932 ::
LB Moerdani, Cepu (wf Jakarta 29 Ags 2004)
03 Okt 1921 ::
Gedong Bagoes Oka, Kr.Asem, (wf
14 Nov 2002)
03 Okt 1947 ::
Roem Rowi,
Ponorogo
04 Okt 1926 :: Frans Seda,
Flores
04 Okt 1952 :: Icuk Sugiarto, Olahraga Bulutangkis
05 Okt 1890 :: Dr. Sam Ratulangie Pahlawan
05 Okt 1958 ::
Iqbal Latanro, Makassar
05 Okt 1959 :: Anton Apriantono, Serang
05 Okt 1943 ::
Soebronto Laras,
Jakarta
05 Okt 1960 ::
Dr. Hamid
Awaludin, Pare Pare
06 Okt 1941 ::
Prof. Dr. Bagir Manan,
SH, Lampung
06 Okt 1943 ::
Raam
Punjabi, Surabaya
06 Okt 1944 ::
Kemala Motik Abdul Gafur, Jakarta
07 Okt 1923 :: Drs. R. Panji Purnomo, Ilmuwan
07 Okt 1938 ::
Margana, SH,
Purwodadi
08 Okt 1884 :: Agus Salim^, Pahlawan
08 Okt 1948 ::
Achmad Choizin Chumaidy, Pekalongan
08 Okt 1960 ::
Rano Karno, Jakarta
09 Okt 1928 ::
Bagong Kussudiardja
(1928-2004), Yogya
09 Okt 1937 :: Bob Nasution, Tokoh Tinju
09 Okt 1957 ::
Syamsudin Haris,
Bima, NTB
09 Okt 1965 ::
Imam
Supriyanto, Jakarta
10 Okt 1907 ::
Gatot Subroto,
Banyumas (Jkt, 11 Jun 1962)
10 Okt 1924 ::
Umar Wirahadikusumah, Sumedang (wf
21 Mar 03)
10 Okt 1925 ::
Bustanil Arifin,
Padangpanjang, Sumatera Barat
10 Okt 1946 :: Sumita Tobing,
Medan
10 Okt 1950 ::
Sri Redjeki Sumaryoto, Solo
10 Okt 1950 ::
Mochamad Noor,
Barabai
10 Okt 1952 ::
Bambang Hendarso Danuri,
Bogor
10 Okt 1955 ::
Jamaluddin Malik,
Sumbawa
11 Okt 1918 :: Jeroma Robbins, Penata tari
11 Okt 1929 ::
Purwoto S Gandasubrata, Jkt (Pwkt 04 Mei 2005)
11 Okt 1938 ::
Soerjadi Soedirdja,
Jakarta
11 Okt 1949 ::
Setia Mangunsong,
Balige
11 Okt 1957 :: Nada Soraya, Artis Penyanyi
12 Okt 1939 :: Dicky Zulkarnaen, Artis Film
12 Okt 1943 :: Harun Kamil,SH, Anggota MPR-RI 1999 - 2004
12 Okt 1951 ::
Enggartiasto Lukita,
Cirebon
12 Okt 1955 ::
Agustin Teras Narang, Banjarmasin, Kalsel
13 Okt 1947 ::
Putera Sampoerna,
Belanda
14 Okt 1921 ::
Hoegeng Imam Santoso,
Pekalng ( Jkt 14 Jul 2004)
14 Okt 1926 :: Barli Halim, Prof, SE, MBA, Bandung
14 Okt 1928 :: KS Tubun, Pahlawan
14 Okt 1944 ::
Paulus Indra,
Bengkulu
15 Okt 1932 :: Mohamad Soerjani, Dr,Ir, Tulungagung
15 Okt 1944 ::
Th. Sumartana, Banjarnegara (wf
24 Jan 2003)
15 Okt 1947 :: Freddy
Numberi,
Serui, Papua
15 Okt 1949 ::
Mustafa Abubakar,
Pidie
15 Okt 1960 ::
Maria Ulfah Anshor,
Indramayu
15 Okt 1962 ::
Marissa Grace Haque, Balikpapan
16 Okt 1916 :: Dr. TD Pardede, Pengusaha
17 Okt 1950 ::
Rudolf Adolf Tendean,
Manado
17 Okt 1951 ::
Agus Wirahadikusumah, Bandung (wf 2001)
17 Okt 1951 ::
Prabowo Subianto,
Jakarta
17 Okt 1961 ::
Chusnul_Mar’iyah, Ph.D, Lamongan
18 Okt 1934 ::
Tuti Soenardi,
Surabaya
18 Okt 1953 ::
Komaruddin Hidayat, Muntilan, Magelang
18 Okt 1964 :: Aryanthi Baramuli,
Jakarta
19 Okt 1946 ::
Rudy Wanandi, Padang
19 Okt 1950 ::
Th. Widia Soerjaningsih,
Mlg (Jkt, 24 Des 2004)
19 Okt 1959 ::
George Djuhari, Medan
20 Okt 1924 :: Malidar Hadiyuwono^, Produser Film
20 Okt 1921 ::
Iskandar Alisjahbana,
Jkt (Bndg, 16 Des 2008)
20 Okt 1936 ::
Ida Bagus Sudjana, Sanur (wf
Jkt 18 Agu 2002)
20 Okt 1948 ::
Maulana Ibrahim, Bandung, Dep.Gub.BI
20 Okt 1977 ::
Nelson Tansu, Medan
21 Okt 1933 ::
Amrus Natalsya,
Medan
21 Okt 1940 :: Dr Amroso Katamsi, Pahlawan Indonesia
21 Okt 1945 :: Yusuf
Ashari, M, Magelang
21 Ok 1949 :: Rudy Hadisuwarno, Penata Rambut
23 Okt 1939 :: Ami Priyono, Sutradara
23 Okt 1956 ::
Mari
Elka Pangestu,
Jakarta
24 Okt 1909 :: R.M Sedyatmo, Penemu Pondasi Cakar Ayam
24 Okt 1941 :: Sri Sumarjati, Sekjen DPR RI
26 Okt 1951 ::
Sukmawati Sukarnoputri,
Jakarta
27 Okt 1927 :: Ir Achmad Affandi, Menteri Pertanian
28 Okt 1950 ::
Sriyanto Muntasram,
Tuban
28 Okt 1973 ::
Nuzran Joher, Rawang, Kerinci
29 Okt 1950 ::
Slamet Prihatino
S, Yogyakarta 29 Okt 1974 ::
Yenny Wahid,
Jombang 30 Okt 1952 ::
Sjafrie Sjamsoeddin,
Makassar 31 Okt 1930 ::
Saleh Affif, Cirebon
(Jakarta, 28 Jun 2005) 31 Okt 1947 ::
Udju Djuhaeri,
Pamanukan 31 Okt 1952 ::
Hemas, GKR,
Jakarta Rano Karno
Aktor terkenal, pemeran utama sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini dipilih
rakyat menjabat Wakil Bupati Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
periode 2008-2013. Pria kelahiran 8 Oktober 1960 ini akrab dipanggil
Bang Doel (Si Doel). Sebagai seorang pejabat, dia kini lebih memikirkan
kepentingan rakyatnya.
Bambang Hendarso Danuri
Kapolri kelahiran Bogor, 10 Oktober 1952,ini berjanji akan mengakselerasi transformasi Polri
menuju Polri mandiri, profesional, dan dipercaya masyarakat. Setelah
memaparkan janji itu, mantan Kapolda Sumut itu diterima
secara aklamasi oleh DPR menjadi Kapolri menggantikan
Jenderal Pol Sutanto.
Mustafa Abubakar
Mustafa Abubakar, lelaki kelahiran
Piddie, 15 Oktober 1949, sejak 21 Maret 2007 dipercaya menjabat Direktur
Utama Perum Bulog menggantikan Widjanarko Puspoyo. Sebelumnya, Mustafa
menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Departemen Kelautan dan Perikanan.
Setia Mangunsong
Dia seorang dari
sedikit PNS yang kreatif dan inovatif yang lebih mengejar prestasi
daripada status. Direktur Standarisasi dan Akreditasi, DKP, ini perancang manajemen standar pengawasan mutu industri perikanan nasional.
Kandidat doktor IPB Bogor, ini juga aktif melahirkan UU Perikanan.
Aryanthi Baramuli
Apa hubungan antara politik, tinju, dan kelapa? Bagi Aryanthi Baramuli
Putri, tiga hal itulah yang membentuk dan mewarnai hidupnya saat ini.
Masih ada lagi, Aryanthi senang mengumpulkan benda-benda purbakala dari
waruga, kuburan kuno masyarakat Minahasa, juga bermain sepak bola.
Maskulin? "Saya tetap perempuan," tukasnya.
Maya Tamara
Maya Tamara, generasi kedua Namarina, sekolah balet dan senam
terkemuka di Indonesia, yang didirikan
ibunya, Nanny Anastasia Lubis, 30 Desember
1956. Untuk merayakan usia setengah abad Namarina, diadakan pertunjukan
bertema Pointe of No Return di GKJ, 30 Des 2006
dan 20-21 Jan 2007.
Syamsuddin Haris
Peneliti, profesi yang memang
diinginkannya. Drs Syamsuddin Haris MSi, Ahli Peneliti Utama (APU)
Bidang Politik LIPI, ini sejak mahasiswa memper-siapkan diri untuk terjun
sebagai peneliti. Walaupun sebelumnya, pria
kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 9 Oktober 1957, ini tidak pernah
bercita-cita jadi peneliti. Enggartiasto Lukita
Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI 2004-2009 asal Provinsi Jawa Barat
kelahiran Cirebon, 12 Oktober 1951, ini seorang pengusaha yang aktif
berorganisasi. Dirut PT Kemang Pratama ini pernah memimpin REI sebagai
Ketua Umum (1992-1995) dan Wakil Bendahara Umum DPP Golkar (1998-2004).
Mari Pangestu
Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu dan mantan direktur eksekutif Center for Strategic and
International Studies (CSIS) seorang ekonom perempuan Indonesia yang sudah
dikenal dunia. Puteri ekonom kondang Panglaykim, ini telah menjadi
pembicara laris bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai belahan
dunia. Ia sering dimintai masukan oleh lembaga keuangan dunia seperti
World Bank dan IMF. Marsda TNI Slamet Prihatino S, SIP
Marsda TNI Slamet Prihatino S, S.IP lahir di Yogyakarta, 29 Oktober
1950, diterima menjadi calon prajurit taruna Januari 1972 dan dilantik
oleh Presiden RI menjadi Letda Lek, Desember 1975. Selanjutnya mengikuti
pendidikan Sekbang 22 dan diwisuda (Wing Day) tahun 1977. Diangkat menjadi
Pangkoopsau I pada tanggal 06 Juni 2003.
GKR Hemas
Isteri Sri Sultan Hamengku Buwono X ini terpilih menjadi Anggota DPD
Periode 2004-2009 dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Alumni SMA
Gadjah Mada (1968-1971) ini lahir di Jakarta, 31 Oktober 1952. Ibu dari
lima orang puteri ini hidup bahagia di kediamannya Jl Kraton Kilen,
Kraton Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mayjen Sriyanto Muntasram
Jenderal
bintang dua ini akan menjabat Pangdam III/Siliwangi meninggalkan jabatan
lamanya, Danjen Kopassus. Ia menggantikan Mayjen Iwan Ridwan Sulandjana
yang akan menduduki jabatan baru sebagai Assop KSAD. Danjen Kopassus akan
diisi oleh Brigjen TNI Syaiful Rizal yang sebelumnya Kasdam VI/Tanjungpura.
Sumita Tobing

Di tangannya, TVRI bangkit kembali menarik
perhatian pemirsa di tengah persaingan dengan televisi swasta. Dialah
Dirut TVRI pertama setelah
diubahnya menjadi Perjan. Jurnaslis dan praktisi pertelevisian, ini adalah
broadcaster sejati. Dia juga
yang membidani lahirnya siaran berita Liputan 6 SCTV dan ikut
membidani lahirnya MetroTV.
Maria Ulfah Anshor
Ketua Umum PP Fatayat NU, organisasi perempuan di bawah Nahdlatul Ulama (NU),
periode 2000-2005, dengan jumlah anggota empat juta, ini berjuang dalam
perspektif keadilan dan kesetaraan jender. Perjuangannya penuh tantangan,
yang membuatnya terkadang merasa frustrasi. Namun dia tetap kuat dan terus
berjuang. Sitor Situmorang
Pria Batak kelahiran Harianboho, Samosir, Sumatera Utara 2 Oktober 1924
ini sudah menjadi seorang Pemimpin Redaksi harian Suara Nasional terbitan
Sibolga, pada saat usianya masih sangat belia 19 tahun, di tahun 1943.
Padahal, sebelumnya ia sama sekali belum pernah bersentuhan dengan profesi
jurnalistik.
Yusuf Ashari, Muhammad
Suasana di kediaman rumah Muhammad Yusuf Ashari. Di rumah yang terletak di
Kompleks Pejaten Elok, Warung Buncit, Jakarta Selatan, itu penantian
pengumuman menteri oleh SBY tersebut terasa lambat. "Lha kok malah siaran
sepak bola gini. Nggak jadi ini pengumuman menterinya?" kata anggota
Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS itu sesaat setelah pukul 22.00.
Anton Apriantono
Dosen
IPB yang menjadi Menteri Pertanian
Kabinet Indonesia Bersatu ini mengatakan, terdapat sejumlah isu penting
dalam pembangunan pertanian dalam lima tahun ke depan. Di antaranya
konversi lahan pertanian ke nonpertanian,
ancaman produk impor, wabah, swasem-bada pangan, dan konflik kepentingan pusat dan daerah.
Rudolf Adolf Tendean
Selama
tiga dekade, pendeta
berpenampilan sederhana dan bersahaja ini, dalam pelayanan menikmati
segudang pengalaman persaudaraan dengan umat muslim dan umat beragama
lainnya. Ia selalu menjadikan gereja inklusif. Pendeta GPIB ini selalu
menjalin persaudaraan kepada masyarakat sekitar di mana ia bertugas. Sukmawati Sukarnoputri
Sukmawati tampak lebih kental sebagai anak ideologis Bung Karno. Partai
yang didirikan dan dipimpin-nya diberi nama Partai Nasional
Indonesia (PNI) Marhaenisme, dideklarasi-kan 20 Mei 2002.
PNI Marhaenisme, kata Sukmawati, merupakan kelanjutan dari PNI yang didirikan oleh ayahnya Bung Karno, Bapak Marhaenisme,
Presiden RI pertama,
Gesang Martohartono
Tak banyak penyanyi atau pemusik Indonesia yang bisa menjadi legenda di
masyarakat. Satu dari yang sedikit itu, ialah maestro keroncong asal Solo,
Gesang Martohartono, pencipta lagu Bengawan Solo. Sebuah lagu keroncong
yang menye-berangi lautan. Lagu yang sangat digemari di Jepang. Lagu
merupakan bahasa umum yang melintasi dunia.
Prabowo Subianto
Pensiun dari dinas militer, Prabowo beralih menjadi pengusaha.
Nama mantan Pangkostrad dan Komjen Kopassus ini kembali mencuat, menyusul
keikutsertaannya dalam konvensi Capres Partai Golkar. Kemudian dalam Munas
VI HKTI dan Kongres V Petani, 5 Desember 2004 di Jakarta, dia terpilih
menjadi Ketua Umum HKTI 2004-2009.
Marissa Haque
Marissa Haque, yang tidak pernah pergi jauh dari dunia perfilman,
kemudian masuk dalam dunia politik.
Sebelumnya selama tiga tahun dia di Amerika menempuh kuliah S2 di Jurusan
Film dan Televisi Internasional di Universitas Ohio, AS, sembari
bermunajat (mendekatkan diri) kepada Allah swt, mengurus suami dan dua
orang putrinya.
Chusnul Mar’iyah Ph.D
Setelah
meraih gelar Ph.D pada 1998 dalam bidang Ilmu Politik dari The University
of Sydney, Australia, ia kembali ke Indonesia untuk menekuni
panggilan hidupnya: mengajar. Namun, kendati dosen adalah pekerjaan resmi
di KTPnya, ia lebih
tepat disebut sebagai 'ilmuwan yang terlibat' karena mengecimpungkan diri
di pelbagai kegiatan sosial. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
Bustanil Arifin
Mantan Menteri Koperasi dan Kepala Bulog, ini dikenal
sangat akrab dengan wartawan. Dia tak segan merogoh kantong 'mentraktir'
di mana pun dia ketemu wartawan. Tatkala aktif sebagai menteri, dia juga
tidak segan membawa cucu ke tempat-tempat umum yang terbuka bahkan saat
berkunjung ke daerah.
Prof Dr HM Roem Rowi, MA
Doktor
Ilmu Tafsir, ini seorang berkepribadian ulet, tidak kenal menyerah.
Ketua MUI Jawa Timur (2000-2005) ini seorang penyelami rahasia Al-Qur’an
terkemuka di Indonesia. Guru Besar IAIN Sunan Ampel, Surabaya, ini tak
pernah berhenti menyelami rahasia dan sistematika Allah dalam Al-Qur’an.
Prof Nelson Tansu, Ph.D.
Dia asli orang Indonesia yang prestasinya diakui dunia internasional.
Pria kelahiran Medan 20 Oktober 1977, ini sudah meraih 11 penghargaan dan memiliki tiga hak paten atas penemuan
risetnya. Pada usia 25 tahun ia telah berhasil meraih gelar PhD di University of
Wisconsin, Madison, dan kemudian langsung mengajar mahasiswa S-3.
Imam Supriyanto
Syaykh Al-Mahad Abdussalam Panji Gumilang, menerapkan kepemimpinan
kekitaan di Ma’had Al-Zaytun. Dia didampingi para eksponen
Yayasan Pesantren Indonesia (YPI). Salah seorang di antaranya, Imam
Supriyanto,
yang sehari-hari menjabat Wakil Ketua YPI, yayasan yang mengelola
kampus peradaban Ma’had Al-Zaytun.
Freddy Numberi
Karier mantan Gubernur Irian Jaya dan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara (Men-PAN) ini dikira banyak orang akan berujung sebagai Duta Besar RI untuk Italia.
Ternyata, bintang Laksamana Madya (Purn) ini masih bercahaya. Kariernya
justru menanjak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Indonesia
Bersatu.
Djohan Effendi
Pada era pemerintahan Gus Dur, ia sempat menjabat
Sektretaris Negara
menggantikan Bondan Gunawan. Ia mampu menyejukkan lingkungan istana. Di
kalangan peminat pemikiran Islam, namanya tidak asing. Ia sudah
malang-melintang sebagai pemikir Islam inklusif yang sangat liberal. Ia sangat prihatin pada segala
bentuk pertetangan yang mengatasnamakan agama.
|
 |
|
|
|
|
|
|
Soerjadi Soedirdja
Mantan Gubernur DKI Jakarta (1992-1997)
berpangkat Letjen ini seorang tokoh yang sedikit bicara tapi banyak
bekerja. Dia berhasil membebaskan jalan-jalan di Jakarta dari beca dan
membangun banyak fly over. Mantan Mendagri (1999-2001)dan
Menkopolkam(2000-2001), ini lahir
di Jakarta 11 Oktober 1938.
Rudy Wanandi
Banyak suka duka yang dialaminya selama 30 tahun lebih mengelola bisnis
asuransi yang unik dengan persaingan sangat keras. Bahkan lebih keras dari
bank. Banyak teman yang mengajaknya berbisnis di sektor lain.
Namun selalu dia tolak. Karena dia sudah cinta dengan asuransi.
Dr. Hamid Awaludin
Keakraban
mantan Anggota KPU ini tak berubah setelah
menjabat Menteri Hukum dan HAM KIB. Sapaannya masih tetap hangat. Candanya pun terus
mengalir seakan tidak ada habisnya. Suara khas yang kental berlogat
Makassar, dosen Unhas yang dikenal dekat dengan Wapres Jusuf Kalla, itu sangat mendukung keakrabannya.
Nuzran Joher
Dia anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) berusia muda dari
propinsi Jambi. Mantan Sekjen PB HMI 2002-2004 kelahiran Kerinci, Jambi 28 Oktober 1973, ini
bervisi SEGAR (Sehat,
Ekonomis, Gagasan Aktual dan Reaslistik). Dia juga ingin posisi lembaga DPD
seperti senat pada sistem politik bikameral di negara demokrasi maju.
Agustin Teras Narang
MTI-36-01-TOKOH UTAMA: Agustin Teras Narang terpilih menjadi Gubernur
Provinsi Kalimantan Tengah periode 2005-2010. Ia yang dilantik 5 Agustus
2005, mendapati provinsi ini masih serba tertinggal dalam banyak hal.
Kini, berduet dengan Wakil Gubernur Ir Achmad Diran, Teras hadir
membawakan optimisme Kalteng akan menjadi salah satu provinsi terdepan
di masa mendatang.
Raam Jethmal Punjabi
Perjuangannya
dimulai dari titik nol. Dia raja sinetron penjual mimpi bertangan
dingin. Dipuji
sebagai penyelamat industri film Indonesia, di sisi lain dianggap
menjual mimpi. Tapi ia konsisten dengan apa yang dikerjakannya. Kota
Pahlawan memberinya banyak kenangan dan inspirasi untuk meraih sukses.
|
|