Soemino Eko Saputro

Dirjen yang Tak Pernah Tidur

Soemino, seorang putera terbaik bangsa di bidang perkeretaapian. Dia pantas digelari seorang pemimpin yang tak pernah tidur dalam mengurusi kereta api. Selalu berupaya memperbaiki kondisi perke-retaapian Indonesia. Dari sejak penugasan awal sampai menjadi Dirut hingga Dirjen Perkeretaapian pertama.

Jenderal Djoko Santoso

Jenderal yang Perfeksionis

Dia jenderal yang kalem, low profile, bersahaja tapi tegas dan cenderung perfeksionis. Perwira intelijen yang kebapakan ini juga luwes dalam pergaulan sehari-hari. Dia diangkat menjadi KASAD menggantikan Jenderal Ryamizard Ryacudu, ini, bahkan mungkin akan menjabat Panglima TNI berikutnya.

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  NUSANTARA
 ► Aceh
 ► Sumut
 ► Sumbar
 ► Riau
 ► Kepri
 ► Jambi
 ► Sumsel
 ► Bengkulu
 ► Lampung
 ► Babel
 ► Banten
 ► Jabar
 ► Jakarta
 ► Jateng
 ► Yogyakarta
 ► Jatim
 ► Bali
 ► N T B
 ► N T T
 ► Kaltim
 ► Kalsel
 ► Kalbar
 ► Kalteng
 ► Sultra
 ► Sulsel
 ► Sulut
 ► Sulteng
 ► Gorontalo
 ► Maluku
 ► Maluku Utara
 ► Papua
 ► Papua Barat
  Beranda
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Obrolan
 ► Poling Tokoh
 ► Kirim Pesan
 ► Lihat Pesan
 ► Beritahu Teman
 ► Search
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 

 
JATENG  
TOKOH NUSANTARA  
   

*************************

aa - az

Abdillah Toha

Abdul Hakim Garuda Nusantara
Abdul Mukti Ali (1923-2004)

Abdul Rahman Saleh, SH

Achmad Choizin Chumaidy

Agung Laksono
Agus D.W. Martowardojo

Alamsyah Ratuprawiranegara
Alvin Lie Ling Piao, MSc

Amelia Yani

Amien Rais, Prof, Dr

Arief Mudatsir Mandan

Ashadi Tjahjadi (1928-2008)

Bambang Hermanto

Bambang Kesowo

Basuki Abdullah (1915 - 1993)

Bejo Rudiantoro
Bob Hasan

Charles Himawan

Charles Saerang

Chrisjon

Christian Hadinata

Dawam Rahardjo
Djeno Harum Brodjo, Ki Empu

Djoko Kirmanto

Djoko Santoso

Dott Sampurno

Eddy Sud (1937-2005)

Edhi Sunarso

Eka Darmaputera (1942-2005)

Eka Julianta Wahjoepramono

Endriartono Sutarto

Fuad Bawazier

Gatot Subroto, Jend. (1907-1962)

Gesang Martohartono

Goenawan Mohamad

Gunadi Sugiharso

Hadi Utomo

Handoko Wibowo

Hari Sabarno

Harmoko

Hartono Mardjono

Harun Tohir, Kopral KKO (1947-1968)

Hasan Bisri

Hendarman Supandji

Hidayat Nur Wahid

Hoegeng Imam Santoso (1921-2004)

Irawan Purwono

Irma Hardisurya

Ismail Saleh SH (1926-2008)

Iwan Sidi

Iwan Tirta

Jakob Oetama

Jakob Sumardjo

Jaya Suprana

JB Kristiadi

J Drost SJ (1925-2005)

Joko Kirmanto

Julius Kardinal Darmaatmadja

Kartini, R.A. (1879-1904)

Kenneth Tjahjady Sudarto (1942-2005)

Kho Ping Hoo (1926-1994)

Ki Hajar Dewantara (1889-1959)

Kodradi

Koentjaraningrat

Komaruddin Hidayat

Kristiono

Kuntoro Mangkusubroto

Kwik Kian Gie

Leonardus B Moerdani

Lesan Limanardja

Sarwo Edhie Wibowo

Soemino Eko Saputro

 

Doktor HC Jakob Oetama

Tawarkan Jurnalisme Damai

Pemimpin Umum Harian Kompas dan Chief Executive Officer Kelompok Kompas-Gramedia, ini meraih gelar Doktor Honoris Causa di bidang komunikasi dari Universitas Gadjah Mada, Kamis, 17 April 2003. Dia raksasa jurnalis di negeri ini yang menawarkan jurnalisme damai dan berhasil membuka horizon pers modern, bertanggung jawab, nonpartisan, dan memiliki perspektif jauh ke depan.

 

Eka Darmaputera, The Oen Hien (1942-2005)

Sang Pendeta Pejuang Toleransi

Dia pendeta pejuang toleransi. Pendeta Emeritus Eka Darmaputera alias The Oen Hien pantas jadi panutan dalam hal toleransi dan kemajemukan agama. Pria kelahiran Magelang, 16 November 1942, itu meninggal Rabu 29 Juni 2005 pukul 08.15 WIB di RS Mitra Int Jakarta. Akibat penyakit lever yang berkembang jadi sirosis dan kanker hati.

 

Fuad Bawazier

Berkiprah dalam Barisan Reformis

Mantan Menteri Keuangan Orde Baru ini berpeluang menjadi Ketua Umum PAN yang berkongres 7-10 April 2005. Dia salah seorang kandidat yang tergolong gencar menggalang dukungan dengan mengunjungi pengurus-pengurus wilayah dan daerah. Pengalamannya di birokrasi semasa Orde Baru menjadi kekuatan tersendiri baginya.

 

Ki Hajar Dewantara (1889-1959)

Bapak Pendidikan Nasional

Pendiri Taman Siswa ini adalah Bapak Pendidikan Nasional. Lahir di Yogyakarta 2 Mei 1889. Hari lahirnya, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ajarannya yang terkenal ialah tut wuri handayani, ing madya mangun karsa, ing ngarsa sungtulada. Ia meninggal dunia di Yogyakarta tanggal 28 April 1959 dan dimakamkan di sana.

 

Gesang Martohartono

Legenda Maestro Keroncong

Tak banyak penyanyi atau pemusik Indonesia yang bisa menjadi legenda di masyarakat. Satu dari yang sedikit itu, ialah maestro keroncong asal Solo, Gesang Martohartono, pencipta lagu Bengawan Solo. Sebuah lagu keroncong yang menyebe-rangi lautan. Lagu yang menjembatani pertukaran kebu-dayaan pada akar rumput antara Jepang dan Indonesia.

 

Hadi Utomo

Adik Ipar SBY, Ketum Partai Demokrat

Hadi UtomoBali 23/5/2005: Bukan nepotisme, Hadi Utomo, menantu Sarwo Edhi Wibowo dan adik ipar Presiden SBY, terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat (PD) periode 2005-2010 dalam Kongres I PD di Sanur, Bali, 23/5/2005. Dalam pemilihan putaran kedua, Hadi meraih 302 suara menyisihkan Subur 108 suara dan Surato Siswodihardjo 39 suara.

 

Harmoko

Menteri Penerangan Tiga Periode

Dia Menteri Penerangan tiga periode, Kabinet Pembangunan IV-VI (1983-1997). Maka tak salah jika banyak orang menyebut mantan Ketua PWI ini sebagai loyalis Soeharto. Namun ketika mahasiswa berdemonstrasi dan menemuinya selaku Ketua DPR/MPR, Harmoko didampingi empat wakil ketua,  tampil di televisi, meminta Pak Harto

 

Hendarman Supandji

Korupsi No, Berantas Yes!

Hendarman Supandji, Ketua Tim Pemberantasan Tindak Pidana KorupsiItulah motto Hendarman Supandji, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, yang pada 4 Mei 2005 dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Ketua Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtastipikor). Tim ini beranggotakan 48 orang terdiri dari Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung), dan BPKP.

 

Iwan Tirta

Desainer Pecinta Batik

Dalam hal pelestarian budaya tradisional Indonesia, namanya tidak diragukan lagi. Ia berhasil ‘menjual’ batik khas Indonesia hingga ke mancanegara. Meskipun pendidikan formalnya School of Oriental and African Studies di London University dan master of laws dari Yale University, AS, ia justru menemukan dunianya sebagai desainer yang cinta batik.

 

Kenneth Tjahjady Sudarto (1942-2005)

Pendiri Matari Advertising

Dia pantas digelari legenda hidup periklanan Indonesia. Ken, panggilan akrab Kenneth Tjahjady Sudarto, salah seorang perintis periklanan negeri ini. Pendiri Matari Advertising, ini memulai usahanya dari garasi di kawasan Cideng sampai memiliki gedung megah Puri Matari di segitiga emas Kuningan.

 

Hasan Bisri, SE

Pengabdian Anggota BPK

Hasan Bisri, kelahiran Tegal, 8 Agustus 1957, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Jakarta (1985), diangkat menjabat Anggota BPK dengan Keppres Nomor 185 M tertanggal 19 Oktober 2004. Dia sudah lama mengabdi di BPK. Sebelumnya, dia menjabat Kepala Auditorat II.C, tahun 2004.

 

Jaya Suprana

Kelirumologi nan Multitalent

Jaya Suprana, orang Tionghoa yang besar dalam budaya Jawa. Pria bertubuh tambun dan berkacamata tebal ini akrab di hadapan publik lewat acara televisi Jaya Suprana Show di TPI. Pendiri Museum Rekor MURI dan pencetus kelirumologi ini mempunyai beragam predikat: pengusaha,presenter, penulis, kartunis, pemain piano hingga pencipta lagu.

 

Gunadi Sugiharso, CEO LOWE:

Sukses Menjual Kreativitas

Sebelum berubah menjadi LOWE pada Februari 2002, perusahaan iklan papan atas ini dikenal dengan nama Citra Lintas. Kalangan yang mengenal dan berhubungan dengan Citra Lintas, pasti akan mengakui keunggulan perusahaan ini dalam hal kreativitas. Oleh karena kreativitaslah, Citra Lintas bisa memimpin perolehan belanja iklan beberapa tahun terakhir. ”Kami akan terus kreatif,” kata Gunadi Sugiharso, Chairman dan CEO Citra Lintas yang kini berganti nama LOWE.

Amelia Yani

Ketua Umum PPRN (4)

Amelia Yani, puteri pahlawan revolusi Achmad Yani, kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 22 Desember 1949, ini memimpin (Ketua Umum) DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) sejak November 2007. Ia menargetkan perolehan suara PPRN (peserta Pemilu 2009 nomor urut 4) sebanyak 10-15%.

 

Ismail Saleh (1926-2008)

Sang ‘Pendekar Hukum’

OBITUARI: Mantan Menteri Kehakiman dan Jaksa Agung, Ismail Saleh, meninggal dunia pada usia 82 tahun Selasa 21 Oktober 2008 pukul 22.30, di RSCM, Jakarta. Tokoh yang akrab dipanggil Mas Is, kelahiran Pati, Jateng, 7 September 1926, itu dirawat di RSCM sejak Juni 2008 karena menderita tumor otak.

 

Dra Rustriningsih Msi

Kini, Srikandi Jawa Tengah

Kini, dia srikandi Jawa Tengah. Terpilih menjadi Wagub perempuan pertama Provinsi Jateng 2008-2013. Sebelumnya, dia bupati perempuan pertama Kabupaten Kebumen, dua periode. Dia sudah menjadi bupati semasih gadis. Alumni S2 UGM, ini seorang kader PDI-P yang berpotensi menjadi Srikandi Indonesia.

 

Ashadi Tjahjadi (1928-2008)

Kepala Staf TNI-AU (1977-1983)

Mantan Kepala Staf TNI-AU (1977-1983) Marsekal (Purn) Ashadi Tjahjadi meninggal dunia dalam usia 80 tahun, di RSCM, Jakarta, Selasa 18 Maret 2008. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Jerman Barat kelahiran Gombong, Jawa Tengah, 5 Mei 1928, itu meninggal setelah terkena serangan stroke.

 

Jakob Sumardjo

Peraih Tiga Anugerah Kebudayaan

Guru Besar STSI Bandung dan esais kelahiran Klaten, 26 Agustus 1939, ini dalam tiga tahun berturut-turut, mendapat Anugerah Kebudayaan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata atas tiga esai yang ditulisnya. Yakni: "Kaula Gusti" (2004), "Kebanggaan Bernama Indonesia" (2005) dan "Amarah" (2006).

 

Lesan Limanardja

Metrodata Mirip Supermarket

CEO dan Presdir PT Metrodata Electronics Tbk, lahir di Purwokerto, Jateng, 21 Februari 1939. Selepas kuliah di ITB, tahun 1962 ia bekerja di PT IBM Indonesia. Kariernya melesat hingga meraih posisi chief financial officer. Namun, baru sebulan menjabat, Lesan pindah ke Metrodata pada 1 Desember 1980.

 

Dawam Rahardjo

Problem Kebebasan Beragama

Indonesia selalu digambarkan sebagai negara dengan pemeluk agama Islam yang toleran. Toleransi juga diperlihatkan agama dominan sebelum Islam, yakni Hindu dan Buddha, terhadap ajaran baru: Islam. Para ulama penyebar Islam dulunya juga bersikap toleran terhadap ajaran agama sebelumnya.

 

Julius Kardinal Darmaatmadja

Sang Nelayan Penjaring

Kardinal Indonesia yang juga Anggota Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama ini terpanggil dan terpilih sebagai nelayan penjaring: "Atas perintahMu, kutebarkan jalaku." Ia juga melayani sebagai Uskup Agung Jakarta. Pastor kelahiran Jagang, Muntilan, 20 Desember 1934, ini menyukai warna serba biru yang melambangkan damai.

 

LB Moerdani (1932-2004)

Militer dan Intelijen Sejati

Mantan Panglima ABRI Jenderal (Pur) Leonardus Benyamin Moerdani meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB Minggu 29 Agustus 2004 di RSPAD Gatot Soebroto. Mantan Menhankam dan intelijen kawakan kelahiran Cepu 2 Oktober 1932 ini sudah dirawat di rumah sakit tersebut sejak 7 Juli 2004 karena stroke dan infeksi paru-paru.

 

Sarwo Edhie Wibowo

Jenderal Brilyan dan Jujur

Dia mempunyai peran yang paling gemilang dalam mengatasi peristiwa G-30-S/PKI. Kala itu, sebagai Komandan RPKAD (kini Kopasus). Setelah itu berbagai jabatan militer dan sipil ia jalani, namun tidak sampai menjabat menteri. Jenderal yang brilyan dan jujur ini terakhir hanya menjabat Kepala BP7 (1984 1990).

 

Ismail Saleh

Sang ‘Pendekar Hukum’

Semasa menjabat Jaksa Agung (1981-1984), Ismail Saleh, yang akrab dipanggil Mas Is, pernah dijuluki ''Trio Punakawan/Pendekar Hukum'' bersama Ketua MA Mudjono, SH dan Menteri Kehakiman Ali Said, SH. Mantan Menteri Kehakiman (1984-1993), ini tergolong akrab dengan wartawan. Maklum, sebelumnya dia menjabat Direktur LKBN Antara (1976-1979)

 

Dr HM Hidayat Nur Wahid, MA

Kedepankan Moral dan Dakwah

Ia politisi, uztad dan cendekiawan yang mengedepankan moral dan dakwah. Kepemimpinnya di PK (Partai Keadilan) dan PKS (partai Keadilan Sejahtera) memberi warna tersendiri dalam peta perpolitikan nasional. Partai ini memperoleh suara signifikan dalam Pemilu 2004 yang mengantarkannya menjadi Ketua MPR 2004-2009.

 

Hoegeng Imam Santoso (1921-2004)

Simbol Keteladanan Polri

Mantan Kapolri dan penganjur pertama pemakai-an helm bagi pengendara sepeda motor, ini dikenal bersih dari KKN. Dia simbol kejujuran dan keteladanan Polri. Jenderal Polisi (Purn) lulusan pertama Akpol (1952), kelahiran Pekalongan 14 Oktober 1921, ini meninggal dunia di RSCM, Jakarta, Rabu 14 Juli 2004 pukul 00.30 WIB.

 

Chrisjon

Juara Tinju Kelas Bulu WBA

Chrisjon juara tinju kelas bulu dunia versi WBA sudah lima kali mempertahankan sabuk juaranya, sejak 2003. Petinju kebanggan Indonesia bernama lengkap Christian Johannes, itu mengalahkan Juan Manuel Marquez (32), asal Meksiko, penantang nomor satu yang semula diunggulkan banyak orang dengan kemenangan angka mutlak (4/3/06).

 

Dr. Charles Saerang

Generasi Ketiga Nyonya Meneer

Di tangan generasi ketiga perusahaan makin berkembang. Berbagai tantangan dan konflik keluarga muncul, tapi dapat diatasi. Mutu dan khasiat jamunya makin terjamin. Zaman boleh saja berubah, tapi mutu dan khasiat Jamu Nonya Meneer tetap dijamin sebagaimana diwariskan pendirinya, Nyonya Meneer.

 

Charles Himawan^

Kala Hukum Masih Lelap

Guru Besar Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI) Prof Dr Charles Himawan hari Sabtu (11/5) meninggal dunia di rumahnya, Jalan Sinabung II/6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ketua Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Hak Asasi Manusia (HAM) di Komisi Nasional (Komnas) HAM itu diperkirakan meninggal akibat serangan jantung. Kepergiannya baru diketahui sekitar pukul 12.05, setelah Charles tidak kunjung keluar dari ruangan tidurnya.

 

Dott Sampurno

Pionir Geologi Teknik

Dia salah seorang pionir geologi teknik dan lingkungan di Indonesia. Bumi, kata guru besar ITB, ini ibarat remasan kerupuk di atas bubur panas. Di Bumi ini terdapat lebih kurmengakibatkan gempa yang disusul tsunami dan merenggut ratusan ribu jiwa.

 

Djoko Kirmantoang 16 keping lempeng. Pergeseran satu lempeng itu, hari Minggu, 26 Desember 2004,

Menteri Pekerjaan Umum

Dia kembali berkiprah ke habitatnya. Mantan Sekjen Depkimpraswil yang mengawali karir di Departemen Pekerjaan Umum (DPU) sebagai Site Engineer Pembangunan Pondasi Jembatan Karang Semut, Yogyakarta, ini dipercaya menjabat Menteri PU KIB. Dia dan segenap karyawan menyambut gembira kembalinya nama departemen ini, DPU.

 

Goenawan Mohamad

Sastrawan ‘Catatan Pingir’

Ia seorang jurnalis dan sastrawan yang kritis dan berwawasan luas. Tanpa lelah, ia memperjuang-kan kebebasan berbicara dan berpikir melalui berbagai tulisan dan organisasi yang didirikan-nya. Tulisannya banyak mengangkat tema HAM, agama, demokrasi, korupsi, dan sebagainya. Seminggu sekali menulis kolom "Catatan Pinggir" di Majalah Tempo.

 

JB Kristiadi

Pakar Telematika Beneran

Namanya JB Kristiadi, bukan J Kristiadi. Doktor lulusan Sorbonne University, Prancis (1979), ini menjabat Sekretaris Menkominfo dan pernah menjabat Ketua Lembaga Administrasi Negara RI (1990-1998). Sedangkan J Kristiadi adalah pengamat politik dari CSIS. Pakar telematika ini bercanda mengaku sebagai Kristiadi beneran.